Anji Drive : Di Antara Suka dan Duka, Karena Keadaan


bangun tidur langsung nonton salah satu acara infotainment favoritku di tv. ada anji drive sedang diwawancara secara live oleh presenter favoritku, feni rose :D

tak banyak yang bisa dikomentari dari acara itu.

anji drive cukup bijak dan bertanggung jawab mengakui keberadaan putri di luar nikahnya dengan sheila marcia. melontarkan jawaban – jawaban dan argumentasi yang cukup bijak dan tulus.

tak ada yang bisa dipersalahkan. semua terjadi berdasarkan kehendakNya. justru sikap tanggung jawab anji patut diacungi jempol. ia cukup menunjukkan sikap terbuka dan tidak bersembunyi dari publik.

karena keadaan. ya, karena keadaan.

hal menarik yang kurasakan adalah saat anji harus berbicara tentang rini idol, mantan kekasihnya. hubungan mereka dikabarkan sudah bubar sejak 2 minggu lalu.

karena keadaan. ya, karena keadaan.

kemudian acara ditutup dengan sebait lagu “bersama bintang” yang dinyanyikan anji untuk rini.

“sesungguhnya aku tak bisa jalani waktu tanpamu. perpisahan bukanlah duka mesti harus menyisakan luka…”

dan akupun menitikkan air mata haru. bukan karena cengeng, bukan. tetapi karena, entahlah, susah mengungkapkannya dengan kata – kata. suasana menjadi sangat emosional ketika anji diminta berbicara mengenai hubungannya dengan rini.

dan itu membuatku teringat pada satu hal. mungkin beberapa hal. mungkin juga banyak hal.

seringkali manusia memang dihadapkan pada keadaan yang sangat susah untuk memilih suatu hal. bukan karena egois, namun karena keadaan. karena 2 alternatif yang muncul memang pada dasarnya melekat pada situasi yang berbeda namun, sekali lagi karena keadaan, kedua alternatif tersebut menjadi saling bergesekan. seperti keadaan anji yang tak mungkin dipaksa memilih antara rini atau anaknya. rini dan leticia, anak anji, sesungguhnya berada pada jalur yang berbeda dalam hidup anji, namun karena keadaan menjadi saling bergesekan.

pada keadaan seperti itu, salah satu pihak memang harus berkorban. salah satu pihak memang lebih teraniaya. namun tetap tidak membuat pihak yang mengalah tersebut menjadi sewenang – wenang atau berharap dibenarkan semua tindakannya. pihak tersebut harus tetap berlaku bijak dan rasional. karena bagaimanapun, keadaan rumit ini adalah bagian dari proses pendewasaan dalam hidup masing – masing pihak yang terlibat. dan semua orang harus belajar menjadi dewasa, dan lebih dewasa.

dan aku teringat. pada beberapa orang. yang sama – sama pernah terlibat dalam situasi rumit bersamaku di waktu lalu. aku sudah mengalah. bahkan bersikap ekstrim demi menjaga perasaanmu Nona. jadi kuharap kini kau perlahan belajar bersikap bijak dan rasional. bukan demi kebahagiaanku atau kebahagiaanmu. namun demi orang yang sama – sama sedang kita jaga kebahagiaannya. demi kebahagiaan dia yang kaubilang segala bagimu. demi dia yang selalu mengorbankan kepentingannya untuk kebahagiaan semumu. sadarlah Nona, kumohon. karena kini tinggal kau sendirian yang menjaganya. sebisa mungkin tidak ada aku lagi :D

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s