Kekesalanku Kapan Hari Itu


Ini hidupku. Itu hidupmu. Dulu kita tak saling mempengaruhi. Mestinya sekarangpun kita tak saling mempengaruhi.

Namun entah mengapa ketika hidup kita mendadak terhubung secara misterius, aku gagal membentengi diriku dari pengaruh-pengaruhmu.

Ketika mendadak aku merasa pikiran kita saling terkait dengan cara-cara yang tak dapat dibayangkan, aku gagal melindungi hati dari candu akan hadirmu.

Letih dan terasa hina.

Hidup dalam ironi yang kuciptakan sendiri.

Komplikasi yang kuperumit sendiri.

Ingin kulepas dan kulupakan saja semua ironi dan lelucon pahit ini.

Namun hatiku terlanjur sakau.

Sesedikit itukah waktu yang kauluangkan untuk memikirkanku?

Menganggap semuanya santai dan akan selalu baik-baik saja?

Mungkin memang itu yang kaurasakan.

Mungkin memang itu yang benar-benar akan terjadi padamu.

Dengan semua yang kaupunya dan setiap keberuntungan yang menaungimu.

Bagaimana dengan diriku?

Adakah sedikit tempat bagiku di hatimu?

Adakah sedikit saja waktu yang kauluangkan untuk memastikan bahwa aku di sini sedang baik-baik saja…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s