Satu Bulan dan Sekian Hari


 

Satu bulan dan sekian hari yang kulalui ini hanyalah drama. Mungkin juga mimpi. Atau khayalan semata. Setidaknya itulah yang harus kutanamkan dalam-dalam di benakku.

Semudah itukah? Setelah satu bulan dan sekian hari?

Entah iya, entah tidak.

Entah benar, entah salah.

Entah keadaan yang rumit, entah aku sendiri yang memperumit keadaan.

Entah sanggup, entah tidak.

Entah nyata, entah maya.

Masih sulit kutentukan di mana seharusnya kuletakkan titik lenyap yang sesuai dengan sudut-sudut pandang objektif. Karena aku memang masih belum bisa berpikir objektif.

Memang belum bisa, juga belum ingin.

Memang aku bodoh, juga senang membodohi diriku sendiri.

Memang aku rendah, juga akan kuterima semua stigma buruk yang sudah pun akan dipikirkan orang tentangku nantinya.

Yang terbaik yang bisa kulakukan sejauh ini adalah… Entahlah… Kurasa aku belum ingin berbuat apa – apa.

Seperti Tinkerbell dan Peterpan. Peri kecil yang selalu setia menjaga dan mendampingi sang pahlawan. Peri kecil yang tak berdaya saat Peterpan tengah menemani Wendy.

Apakah Tinkerbell berbuat sesuatu? Kurasa tidak. Hanya saja cahayanya meredup saat Peterpan bersama Wendy.

Apakah aku berbuat sesuatu? Belum. Dan waktuku serasa terhenti ketika rembulanku berdampingan dengan bintangnya.

Satu bulan dan sekian hari yang kulalui ini hanyalah drama, hanya lelucon. Ada yang lebih mengenaskan dari ini?

Saat sudah begitu banyak yang kurasa telah kulalui. Sudah begitu tinggi khayal yang terbangun. Sudah begitu besar harap yang kusimpan. Hanya sampai di sini sajakah jalanku?

Ada lagi yang aku tunggu saat ini? Ada lagi yang harus kuperjuangkan? Ada lagi selain materi atau secarik kertas rapi bertuliskan deretan nilai-nilai akademis? Ada sesuatu yang lebih besar dari itu yang aku tunggu, yang ingin aku perjuangkan, tetapi semua berakhir. Setelah satu bulan dan sekian hari ini.

 

Sumber gambar:

http://mejadunia.blogspot.com

http://keluarga-madinah.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s