Sama Seperti Saat Itu


di sinilah aku

masih di kamar yang sama

dengan sedikit sentuhan yang berbeda

 

di sinilah aku

duduk di sudut kamar yang sama

sudut yang masih sama persis dengan yang dulu

 

terduduk dengan posisi yang persis sama

bersandar pada sisi dinding yang persis sama

menggenggam ponsel yang masih sama

menatap layar notebook yang juga masih sama

terdiam

entah memikirkan hal yang sama

entah tidak

 

benakku menari menggelora

di antara LCD notebook dan keypad qwerty ponselku

jemariku kaku membatu

terpaku dinginnya angin dini hari

kala aku menatap gelapnya langit di luar sana

 

masih di jendela yang sama

persis sama

semilir tajam angin dini hari yang sama

langkah kaki bapak – bapak hansip yang sama

ketukan – ketukan high heels yang sama

gelap dan sunyi yang sama

dingin dan hening yang sama

persis sama

 

inilah malam – malamku, kawan

selalu seperti ini

tidak lebih, mungkin kurang

sisanya selalu sama

persis sama

 

inilah malam – malamku, kawan

saat – saat keemasanku

saat – saat kebebasanku

berekspresi, bercerita, bergurau dengan hening

berhubungan, berkawan, bergaul dengan sunyi

 

tak ada yang menarik, kawan

kecuali aku

dengan diriku sendiri

yang nyaris selalu sama

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s