Strategi untuk Manajemen Produksi dan Logistik


Manajemen Produksi, Strategi, dan Bahan Baku

Produksi didefinisikan secara umum sebagai rangkaian aktivitas yang diperlukan untuk membuat / menciptakan suatu produk. Kegiatan produksi tentunya berkaitan erat dengan pengadaan bahan baku dan manajemen bahan baku. Manajemen bahan baku ini adalah kegiatan mengontrol perpindahan bahan baku, melalui sistem rantai nilai, mulai dari pembelian, proses produksi, hingga distribusi. Manajemen bahan baku ini memuat logistic, yaitu proses pembelian dan perpindahan bahan baku melalui rantai pemasok (dari pemasok ke konsumen).

 

Manajemen produksi dan bahan baku berkaitan erat karena kemampuan perusahaan dalam melakukan aktivitas produksi yang efisien bergantung pada kelancaran pasokan input / bahan baku yang berkualitas tinggi. Hal ini menjadi tanggung jawab dari manajemen bahan baku.

 

Tujuan / prinsip strategis dari manajemen produksi dan bahan baku pada dasarnya adalah menurunkan biaya dan pada saat yang bersamaan meningkatkan kualitas produk. Kedua prinsip ini pun saling berkaitan. Jika kualitas produk meningkat, secara tidak langsung biaya pun mengalami penurunan, karena :

  1. Produktivitas meningkat.
  2. Biaya scrap dan rework menurun.
  3. Biaya rework dan warranty menurun.

 

Teknik manajemen yang paling sering digunakan perusahaan untuk meningkatkan kualitas produk adalah TQM (total quality management), yaitu filosofi manajemen yang berfokus pada kebutuhan peningkatan kualitas produk (dan jasa) dari suatu perusahaan. Konsep TQM ini pertama kali dikembangkan oleh W. Edward Deming, Joseph Juran, dan A. V. Feiganbaum.

 

Selain untuk menurunkan biaya dan meningkatkan kualitas produk, manajemen produksi dan bahan baku juga bertujuan mengakomodasi permintaan yang disesuaikan dengan budaya local dan menanggapi pergeseran permintaan konsumen dengan cepat.

 

Lokasi Produksi

Faktor – faktor yang mempengaruhi perusahaan dalam memilih lokasi produksinya antara lain :

  1. Faktor negara

Faktor negara ini meliputi situasi politik, ekonomi, budaya, dan hal – hal relatif lain yang dimiliki oleh suatu negara tertentu, yang membedakannya dari negara lain.

 

Selain itu, hal – hal yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan lokasi produksi di suatu negara adalah kebijakan perdagangan internasional dan peraturan – peraturan mengenai FDI (foreign direct investment) di negara tersebut.

 

Hal terakhir yang cukup penting untuk dipertimbangkan adalah perkiraan kuat / lemah nilai mata uang suatu negara di masa depan. Adanya penguatan nilai mata uang (apresiasi) di negara tempat perusahaan ingin mengadakan kegiatan produksi dapat menyebabkan naiknya biaya produksi.

 

  1. Faktor teknologi
    • Tingkat biaya tetap

Pada kasus tertentu, kadang biaya tetap untuk pengadaan lokasi produksi sangat tinggi, sehingga akan lebih efisien jika perusahaan mendirikan pabrik hanya di satu negara saja (atau di sedikit negara) dan kemudian memasarkan produknya di pasar internasional dari sana. Hal ini biasanya terjadi pada perusahaan yang memproduksi barang – barang high technology.

 

    • Skala efisien minimum

Semakin tinggi skala efisien dari suatu perusahaan, sebaiknya perusahaan tersebut tidak mendirikan pabrik di banyak tempat.

 

    • Fleksibilitas

Yang disebut dengan fleksibilitas di sini berkaitan dengan suatu teknologi produksi yang dirancang sedemikian rupa sehingga menghemat / mengurangi waktu persiapan dari serangkaian mesin yang kompleks, meningkatkan nilai guna dari masing – masing mesin tersebut melalui suatu scheduling yang tepat, dan meningkatkan quality control pada setiap tahap produksi. Fleksibilitas di sini juga berkaitan dengan prinsip memproduksi suatu produk secara masal sesuai dengan standar output tertentu

 

  1. Faktor produk
    • Value to weight ratio dari suatu produk sangat mempengaruhi besar / kecilnya biaya transportasi. Perusahaan yang memproduksi barang dengan value to weight ratio yang tinggi (berharga mahal dengan ukuran yang kecil dan ringan) sebaiknya memilih satu (atau sedikit) lokasi produksi yang optimal. Sedangkan untuk perusahaan yang memproduksi barang dengan value to weight ratio yang rendah (berharga murah dengan ukuran yang cukup besar) sebaiknya memilih beberapa lokasi produksi yang terdekat dengan pasar produk tersebut untuk menghemat biaya transportasi.

 

    • Produk tersebut dapat memuaskan kebutuhan universal atau hanya memuaskan kebutuhan dari golongan tertentu saja.

 

Kesimpulannya adalah 3 faktor di atas perlu dikombinasikan untuk menentukan strategi pemilihan lokasi produksi yang tepat. Strategi ini dapat berbeda – beda. Dua bentuk strategi yang paling umum adalah konsentrasi dan desentralisasi.

 

Strategi konsentrasi cocok diterapkan pada situasi :

  • Perbedaan faktor negara memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap biaya produksi.
  • Hambatan kebijakan perdagangan antarnegara rendah.
  • Nilai tukar mata uang relatif stabil.
  • Tingkat biaya tetap tinggi.
  • Skala efisien minimum perusahaan tinggi.
  • Perusahaan sudah menerapkan teknologi produksi yang fleksibel.
  • Nilai value to weight ratio dari produk perusahaan tinggi.
  • Produk perusahaan dapat memuaskan kebutuhan universal.

 

Sedangkan strategi desentralisasi cocok diterapkan pada keadaan :

  • Perbedaan faktor negara memiliki pengaruh yang cukup lemah terhadap biaya produksi.
  • Hambatan kebijakan perdagangan antarnegara tinggi.
  • Nilai tukar mata uang relatif fluktuatif.
  • Tingkat biaya tetap rendah.
  • Skala efisien minimum perusahaan rendah.
  • Perusahaan belum menerapkan teknologi produksi yang fleksibel.
  • Nilai value to weight ratio dari produk perusahaan rendah.
  • Produk perusahaan tidak dapat memuaskan kebutuhan universal (dalam artian, produk hanya dapat memuaskan kebutuhan golongan konsumen tertentu).

 

 

4 thoughts on “Strategi untuk Manajemen Produksi dan Logistik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s