Analisis Keputusan Pembelian Menggunakan PACED Process


Latar belakang

Beberapa tahun terakhir ini, televisi layer datar (baik yang berupa CRT TV, plasma TV, dan LCD TV) menjadi tren baru di masyarakat. Pergeseran tren dari TV layar cembung ke TV layar datar ini tentunya menciptakan peluang bisnis baru bagi produsen TV. Hal ini juga ditunjang dengan penghapusan Pajak Barang Mewah dan Elektronik oleh pemerintah. Untuk itu perlu diketahui bagaimana keputusan – keputusan strategic yang diambil oleh masing – masing produsen dalam menghadapi perubahan trend konsumen ini.

 

Profil Kasus

Bisnis TV layar datar dilihat dari struktur pasar dapat dikategorikan kepada pasar oligopoly adapun kriteria – kriteria pasar oligopoly yang nampak adalah jumlah produsen televisi layar datar masih dapat dikategorikan “beberapa”, produk yang dihasilkan adalah umtuk ukuran – ukuran tertentu yang sama, dengan kata lain dapat disebutkan sudah mempunyai standard dan kalaupun ada perbedaan hanya sebatas corak sebagai ciri khusus produsen/produk Dalam hal kemampuan menentukan harga setelah dihapusnya pajak barang mewah dan elektronik oleh pemerintah Indonesia, adanya kebijakan pemerintah yang tersebut diatas sudah tentu persaingan dalam merebut pasar televisi layar datar adalah sangat ketat dan dapat mempengaruhi permintaan akan televisi layar datar CRT maupun flat and slim.

 

Masalah

Keputusan – keputusan strategis apa yang diambil masing – masing company dalam menghadapi perubahan trend televisi layar cembung ke layar datar?

 

Analisis (menggunakan PACED Process)

Problem

Pergeseran trend dalam hal pemilihan jenis televisi dari TV layar cembung ke TV layar datar tentunya akan mempengaruhi perilaku konsumen dalam hal pembelian produk. Hal ini diperkuat dengan adanya penghapusan Pajak Barang Mewah dan Elektronik oleh pemerintah yang tentunya akan berpengaruh (negatif) pada tingkat harga televisi. Dalam menghadapi fenomena ini, keputusan – keputusan strategis apa yang diambil masing – masing company dalam rangka menghadapi persaingan bisnis.

 

Alternatif

  • SONY
  • PHILIPS
  • SHARP

 

Criteria

Sony sebagai peminpin pasar dengan sangat gencar melakukan promosi melalui  pemuasan pelanggan atau yang disebut Total Costumer Satisfaction, jadi Sony melakukan pelayanan mulai dari sebelum konsumen membeli(before sales service),saat konsumen membeli(in sales service), dan pelayanan purna jual.

 

Phillips adalah pelopor dalam industri televisi layar datar. Tentunya keberadaannya tidak dapat dipandang sebelah mata. Dengan tim R & D yang kompeten,phillips mampu menciptakan televisi layar datar yang dapat mendeteksi keadaan gelap ruangan, sehingga bisa menampilkan gambar yang sesuai dengan kondisi ruangan.

 

Sharp merupakan produk yang sudah mendunia karena produk televisinya telah hadir lebih dari 30 tahun yang lalu. Sebagai salah satu pioneer bisnis ini, sharp tentu tidak ingin tertinggal dari pesaingnya.Sharp memiliki televisi yang tingkat resolusi high definition tertinggi di dunia dan TV LCD terbesar di Indonesia. Salah satu merk sharp,yaitu TV sharp aquos flat dan slim ini mempunyai kelebihan mudah dibawa dan enteng(ringan) sehingga cocok untuk konsumen yang gaya hidupnya sering berpindah-pindah.

 

Evaluation

Masing – masing company mempunyai fokus yang berbeda dalam menghadapi perubahan tren yang terjadi.

 

Sony lebih memfokuskan pada strategi marketingnya, dengan melakukan total customer satisfaction yang bertujuan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dan pada akhirnya akan mempengaruhi keputusan pembelian oleh konsumen terhadap produk televisi layar datar produksi SONY.

 

PHILLIPS dengan kemampuan bagian R & D-nya yang tidak diragukan lagi, lebih memfokuskan pada peningkatan kualitas, fitur produk televisi layar datar, dan kenyamanan konsumen (dalam konteks kualitas) dalam menikmati produk. PHILLIPS melakukan peningkatan kepuasan konsumen melalui kualitas produk dari PHILLIPS yang menawarkan kemampuan adaptasi kondisi ruangan yang memberikan keunggulan dalam TV flat PHILIPS.

 

SHARP sendiri juga lebih memfokuskan pada peningkatan design dan fitur televisi yang lebih mengutamakan lifestyle yang menampakkan tampilan TV layar datar yang mewah dan berkelas sehingga meningkatkan daya tarik konsumen untuk memilih produk SHARP.

 

Decision

Keputusan – keputusan strategic yang di ambil oleh masing – masing company dalam menghadapi perubahan tren televisi layar cembung ke layar datar ini tentunya akan membuat implikasi dalam hasil penjualan masing – masing produk mereka. Setiap company telah mengumpulkan data – data yang diperlukan untuk menetukan kebijakan bisnis mereka dalam menghadapi pergeseran trend ini (tahun 2003 – 2004), sehingga kebijakan strategic yang diambil masing – masing produsen TV layar datar ini menghasilkan implikasi postif dalam peningkatan penjualan TV layar datar mereka. Setiap produsen berusaha mempengaruhi konsumenmereka lewat keputusan strategic ini untuk menggeser minat konsumen dari TV layar cembung ke TV layar datar.

 

SONY yang memilih keputusan untuk fokus di bidang marketing  dan pelayanannya pada akhirnya mampu meningkatkan tingkat penjualan TV layar datar mereka, menurut data tahun 2004, hasil penjualan TV layar datar merek SONY meningkat. SONY memfokuskan pada penguatan brand image-nya dan peningkatan total costumer satisfaction ini ternyata merupakan keputusan strategic yang tepat, karena lewat keputusan ini tingkat loyalitas konsumen SONY mampu dipertahankan bahkan meningkat, yang pada akhirnya mampu memimpin pasar layar datar dengan merebut 30% market share.

 

PHILIPS sendiri yang mengambil pilihan untuk peningkatan kualitas produknya lewat peningkatan R & D-nya dengan peningkatan fitur dan kemampuan TV layar datar dalam adaptasi kondisi ruangan nyatanya juga mamapu meningkatkan penjualan TV layar datarnya, namun keputusan ini kurang memberi hasil yang memuaskan ketika hasil penjualan TV layar datarnya hanya mampu merebut pasar dibawah 10% dari total market share pasar TV layar datar.

 

SHARP yang mengambil langkat untuk meningkatkan design dan tampilan TV layar datarnya sehingga mempunyai keunggulan kompetitif  tersendiri untuk merebut hati konsumen nyatanya cukup berhasil dengan melihat data penjualan TV layar datar SHARP tahun 2004 yang naik cukup signifikan sekitar 28% dari tahun sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s