Developing A Business Plan


Perencanaan bisnis adalah proposal tertulis yang menggambarkan suatu bisnis baru dan strategi – strategi untuk meluncurkan bisnis baru tersebut. Perencanaan bisnis ini membantu si pemilik bisnis untuk fokus terhadap tujuan dan sasaran bisnis yang telah ditetapkan serta mengetahui strategi apa yang digunakan untuk mencapai tujuan dan sasaran tersebut.

Suatu perencanaan bisnis umumnya terdiri atas 3 bagian, yaitu perencanaan strategis, pemasaran, dan keuangan. Perencanaan strategis ini meliputi penentuan tujuan jangka panjang dan jangka pendek yang ingin dicapai beserta strategi – strategi yang digunakan untuk mencapainya. Sedangkan perencanaan pemasaran meliputi cara – cara yang digunakan si pemilik bisnis untuk mempromosikan bisnisnya dan menarik calon konsumen.

Bagian terakhir dari perencanaan bisnis adalah perencanaan keuangan. Perencanaan keuangan ini berisi elemen – elemen financial yang dibutuhkan untuk memulai dan menjalankan suatu bisnis. Perencanaan keuangan dimulai dengan mengidentifikasi aset – aset yang dibutuhkan untuk memulai suatu bisnis, metode pembelian aset – aset tersebut, serta pencatatan dan pelaporan aktivitas bisnis sehari – hari. Kegiatan pencatatan dan pelaporan ini disesuaikan dengan standar – standar akuntansi yang diatur dalam GAAP (generally accepted accounting principles).

Fungsi – fungsi penting akuntansi yang berkaitan dengan perencanaan bisnis antara lain penyusunan laporan keuangan, proses auditing, penyusunan anggaran, pembayaran gaji, metode persediaan, arus kas, dan investasi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s