How to Manage our Money…


HOW TO MANAGE OUR MONEY

Pengelolaan uang (money management) dilakukan untuk mendapatkan hasil yang terbaik / optimal dari uang yang kita punya. Pengelolaan uang ini dipengaruhi oleh trade-offs atau opportunity cost, karena setiap alternatif yang kita pilih pasti mengandung konsekuensi, baik positif maupun negatif. Misalnya, kita harus memilih antara menyimpan separuh uang saku / gaji kita setiap bulan dalam deposito atau menyisihkan lebih banyak uang untuk konsumsi dan menyimpan 20% uang saku / gaji kita dalam tabungan biasa, serta masih banyak contoh pilihan alternatif lain yang sering kita temui sehari – hari.

Langkah penting pertama yang harus dilakukan untuk memulai suatu pengelolaan uang yang efektif adalah mengumpulkan dan menyusun dokumen – dokumen keuangan yang kita miliki secara sistematis. Dokumen – dokumen keuangan ini meliputi seluruh data yang dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi keuangan kita, juga untuk mendukung keputusan – keputusan financial kita, seperti akta kelahiran, kartu identitas, NPWP, bukti kepemilikan kendaraan atau rumah, buku tabungan, segala macam bukti pembayaran dan pendapatan, dan sebagainya. Dokumen – dokumen tersebut dapat disimpan di rumah (kita dapat menyimpan laporan bulanan dari bank, berbagai bukti pendapatan dan pembayaran, dan sebagainya), dalam safe deposit (kita dapat menyimpan dokumen yang sifatnya lebih konfidensial, seperti sertifikat deposito, surat perjanjian, dan sebagainya), maupun dalam bentuk softcopy (kita dapat menyimpan perhitungan keuangan pribadi kita, analisis keuangan yang kita buat sendiri, dan sebagainya). Manfaatnya adalah untuk :

  1. Merencanakan dan mengukur kondisi keuangan kita beserta progresnya.
  2. Merencanakan dan mengevaluasi pengeluaran (dan pendapatan) yang sifatnya rutin.
  3. Memperkirakan berapa banyak uang yang kita miliki sekarang dan nanti.
  4. Membuat keputusan yang efektif tentang penyimpanan uang kita dalam jangka pendek dan panjang.

Langkah kedua yang perlu kita lakukan selanjutnya adalah menyusun laporan keuangan pribadi. Manfaat penyusunan laporan keuangan pribadi ini antara lain untuk :

  1. Memperkirakan jumlah harta dan utang kita.
  2. Mengukur seberapa jauh progress keuangan kita (juga seberapa dekat keadaan keuangan kita dengan sasaran yang kita ingin capai).
  3. Mencatat aktivitas – aktivitas keuangan kita sehari – hari.
  4. Menyusun informasi yang kita butuhkan saat kita ingin membuat keputusan financial (misalnya ingin membeli rumah secara tunai atau kredit, dan sebagainya).

Laporan keuangan pribadi ini meliputi neraca dan laporan cash flow. Neraca berisi daftar harta dan utang yang kita miliki beserta selisih (net worth) antara harta dan utang tersebut. Selisih itulah yang menggambarkan posisi financial kita pada saat neraca tersebut dibuat. Langkah – langkah pembuatan neraca adalah :

Tentukan aset – aset / harta apa saja yang kita miliki.

Aset – aset / harta ini meliputi :

  • Aktiva lancar, yaitu item – item yang mudah dikonversikan dalam bentuk uang, seperti uang tunai, uang dalam tabungan biasa, piutang, dan sebagainya.
  • Real estate, meliputi nilai dari tanah dan bangunan yang kita miliki.
  • Kepemilikan pribadi atas barang – barang berharga yang dapat diperjualbelikan secara normal, seperti kendaraan, perhiasan, barang – barang elektronik, dan sebagainya.
  • Investasi, meliputi tabungan atau simpanan uang jangka panjang yang kita miliki, seperti tabungan pensiun, deposito, portofolio, dan sebagainya.

 

Tentukan utang – utang yang kita miliki.

Utang – utang ini meliputi utang dan kredit / cicilan jangka pendek (kurang dari 1 tahun) dan jangka panjang (lebih dari 1 tahun).

 

Tentukan selisih (net worth) antara harta dan utang yang kita miliki.

Menghitung selisih (net worth) dengan cara nilai harta – nilai utang. Nilai selisih tersebut menggambarkan posisi / keadaan umum keuangan kita. Nilai selisih ini juga menentukan apakah kita mengalami insolvency (keadaan saat nilai utang lebih besar daripada harta yang kita miliki) atau tidak.

Hal lain yang perlu dipertimbangkan saat kita menghitung net worth adalah proporsi aset lancar dan tak lancar yang kita miliki. Proporsi ini harus seimbang,  jangan sampai saat kita sulit mencari uang tunai ketika ada keperluan mendadak.

 

Evaluasi posisi / keadaan keuangan kita.

Jika kita terbiasa membuat neraca secara berkala (bulanan, setiap 3 bulan, atau setiap periode tertentu), maka kita dapat melakukan evaluasi terhadap keadaan keuangan kita. Evaluasi ini meliputi bagaimana pergerakan nilai net worth kita, apakah selalu bertambah, selalu berkurang, fluktuatif, stagnan, dan sebagainya. Evaluasi ini juga berguna untuk membuat keputusan bagaimana caranya meningkatkan nilai net worth kita, apakah dengan menambah investasi, atau mengubah pola konsumsi sehingga akan mengurangi utang, dan sebagainya.

***

Sedangkan laporan cash flow berisi rincian pendapatan, pengeluaran, serta selisih antara pendapatan dan pengeluaran kita setiap periode tertentu. Pencatatan pendapatan dan pengeluaran ini harus dalam jumlah yang akurat. Langkah – langkah pembuatan laporan cash flow antara lain :

Menghitung income / pendapatan.

Income di sini meliputi seluruh pendapatan gaji / upah yang kita terima tiap bulan (dikurangi pajak, bila termasuk pendapatan kena pajak), pendapatan bunga (dari tabungan, deposito, dan rekening simpanan lainnya), dan discretionary income (uang sisa / kembalian saat kita membeli barang).

Menghitung expenses / pengeluaran.

Pengeluaran ini dapat bersifat tetap (misalnya abonemen tv kabel dan sebagainya) dan variabel (pembelian barang apa pun dan pembayaran rekening apa pun).

Menghitung net cash flow.

Menghitung selisih antara income dan expenses dengan cara total income – total expenses. Nilai selisih yang positif berarti kita memiliki surplus yang bisa digunakan untuk konsumsi atau ditabung. Hasil pembuatan laporan cash flow ini bisa dijadikan dasar perencanaan pola konsumsi, penyimpanan uang, dan investasi kita selanjutnya.

Data – data dalam laporan keuangan pribadi di atas dapat digunakan untuk menghitung berbagai macam rasio yang dapat dijadikan dasar penentuan keadaan financial kita dan membantu membuat perencanaan keuangan selanjutnya, di antaranya :

  1. Debt ratio (total utang dibagi dengan net worth).
  2. Liquidity ratio (total aset lancar dibagi dengan total expenses).
  3. Debt-payments ratio (total pembayaran utang / kredit bulanan dibagi dengan total pendapatan gaji / upah bulanan setelah pajak).
  4. Savings ratio (total jumlah uang yang ditabung pada bulan tertentu dibagi dengan total pendapatan gaji / upah sebelum pajak pada bulan tersebut).

Langkah terakhir yang harus kita lakukan dalam mengelola uang adalah menyusun anggaran / budget. Anggaran adalah suatu rencana keuangan yang disusun agar kita dapat mencapai sasaran / tujuan yang kita inginkan. Langkah – langkah penyusunan anggaran antara lain :

  1. Menentukan sasaran / tujuan yang kita ingin capai, meliputi tujuan jangka pendek dan jangka panjang.
  2. Menentukan perkiraan pendapatan.
  3. Menyisihkan uang untuk pengeluaran tak terduga.
  4. Menyisihkan uang untuk pengeluaran yang bersifat tetap.
  5. Menyisihkan uang untuk pengeluaran yang bersifat variabel.
  6. Mencatat jumlah sebenarnya dari seluruh pendapatan dan pengeluaran kita. Langkah 2 – 5 di atas masih merupakan perkiraan, maka setiap akhir bulan kita harus merevisi anggaran kita dengan jumlah pendapatan dan pengeluaran yang riil.
  7. Mengevaluasi pola konsumsi dan tabungan kita, terutama pada bagian mana dari anggaran kita yang sering mengalami over budget.

Ciri – ciri anggaran / budget yang baik antara lain :

  1. Disusun / direncanakan dengan baik. Meskipun angka – angka pada anggaran awalnya disusun berdasarkan perkiraan, tetapi perkiraan tersebut harus rasional.
  2. Praktis. Tujuan / sasaran yang ingin dicapai harus disesuaikan dengan perkiraan income kita setiap bulan. Misalkan gaji kita hanya 5 juta tiap bulan, tentunya tidak logis bila kita berencana membeli apartemen dalam jangka waktu 1 tahun.
  3. Fleksibel. Mudah direvisi dan diubah.
  4. Mudah diakses. Sebaiknya membuat anggaran / budget dalam bentuk softcopy.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s