Sekilas tentang IPO


Siklus Keuangan dari Perusahaan Baru

Dana eksternal diperoleh dari :

  1. Dana dari pendiri perusahaan.
  2. Dari “angels” (menjual saham kepada 1 atau 2 investor individu tertentu)
  3. Dari “venture capital fund” (sebagian besar berupa institusi, managernya disebut dengan “venture capitalist”)

 

Keuntungan Go Public

  1. current stockholders can diversify
  2. likuiditas perusahaan meningkat
  3. lebih mudah meningkatkan modal di masa depan
  4. membentuk “value of the firm”
  5. saham tersebut menjadi layak jika ingin dijadikan insentif untuk karyawan
  6. perusahaan mudah dikenal publik

 

Kerugian Go Public

  1. butuh tempat penyimpanan data dan laporan yang sangat banyak
  2. beberapa laporan hasil pengolahan data internal perusahaan harus diungkapkan kepada para pemegang saham
  3. officers must disclose holdings
  4. Special “deals” to insiders will be more difficult to undertake.
  5. harga di pasar kadang tidak mencerminkan nilai saham sesungguhnya
  6. menjaga hubungan dengan investor sering kali memakan waktu yang tidak sedikit

 

Proses Go Public : IPO (Initial Public Offering)

  1. memilih banker investasi yang berpengalaman dan bereputasi baik
  2. mengajukan dokumen registrasi ke SEC
  3. memilih range harga untuk prospectus awal (red herring)
  4. melakukan roadshow
  5. melakukan “roadshow”
  6. menentukan harga akhir untuk prospectus yang sudah ditentukan

 

Book Building

Sebuah “book” yang berisi catatan perkiraan para investor tentang seberapa besar saham yang akan mereka beli.

 

Biaya IPO

  1. Biaya langsung (7% dari nilai saham yang diterbitkan dibayarkan kepada penjamin/underwiter, biaya untuk pengacara, percetakan, akuntan, dan sebagainya)
  2. Biaya tak langsung (“money left on the table” = Harga akhir saham pada hari pertama go public – harga yang ditawarkan) x jumlah saham yg diterbitkan)

 

Equity Carved-Outs

Jenis IPO special di mana perusahaan induk membuat perusahaan publik baru dengan menjual saham pada anak perusahaan ke investor luar lainnya.

 

Penawaran Umum Terbatas

Hal ini terjadi ketika seorang pemegang saham mendapat hak untuk membeli saham yang baru diterbitkan. Hak ini dapat diterima atau dijual pada pemegang saham lainnya. Diterima atau dijualnya hak ini tidak mengubah kekayaan semula pemegang saham yang mendapat hak.

 

Go Private

Biasanya, manager perusahaan bergabung dengan sekelompok kecil investor luar untuk membeli seluruh saham perusahaan tersebut yang telah dipublikasikan. Transaksi seperti ini biasa disebut dengan Leverage BuyOuts (LBOs).

 

Keuntungan Go Private

  1. Manager mendapat insentif lebih besar dan lebih leluasa menjalankan perusahaan
  2. Mengurangi adanya tekanan untuk meraih pendapatan tinggi dalam jangka pendek

 

Kelemahan Go Private

  1. Susah meningkatkan modal
  2. ada kemungkinan terjadi kebangkrutan

 

Mengelola Risiko Utang

Hal ini dapat dilakukan dengan :

  1. Pembiayaan proyek. Dilakukan untuk membiayai proyek yang membutuhkan modal besar.
  2. Sekuritisasi. Yaitu mengubah instrument financial yang sebelumnya kurang likuid menjadi lebih likuid.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s