Bau Badan Bapa


( Terinspirasi dari foto-foto karya @guruh_septian )

Akankah serunya membumi?
Kekalkah aroma melesapi?
Jelang ujung pagi
usaikan, Bapa
Jelajahmu merajah bumi
mari henti

Lekuk liuk riak
membuat isi kepala merajuk
Tak jua kutangkap
kesahanmu, Bapa
Hanya terlantun doa
pinta sedekah buana

Petang ini
senja absen
Ini petaka
Bapa kehilangan penanda
Akankah buana urung berderma?

Esok
tak dinyana
urung bersenda

Posted from WordPress for BlackBerry.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s