Serial (14): Pagi Berpulang pada Pagi


(Terinspirasi dari serial drama Korea The Moon That Embraces The Sun)

Bulan hitam enggan turun tahta
Kepaknya merajah biru
berpunggung matahari
Petang ini
senja pasi

Lidahnya berasap
kepak-kepak hitam
merajah langit-langit mulut
Rekahlah, Matahari
bukan masanya rebah
Senja ingin memerah

Hari ke-200
tahun naga;
bulan hitam memulai makarnya
Memecah belah semesta
mengusik rebah dewa-dewa
Matahari
majal tajinya

Satu aku
satu kamu
purwarupa matahari dan bulan
Pelangi maya
setia membayang tengkuk
Malang ini
mala ini
memunggunginya

Air mata semesta
napas api-api
catu kebiru-biruan
faal-faal afdal
Amanat seruan sangkakala
bulan hitam turun tahta

Senja kembali jingga
anak-anak ombak memburunya
Semesta riuh bersenda.p
Meninggilah, Matahari
Peluk aku
petang ini

Posted from WordPress for BlackBerry.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s