Akulah Sunyi, Akulah Bunyi


Akulah sunyi, akulah bunyi
lekat memelukmu jelang pagi
tertinggalkan bulan yang lama mati
dikerat sepi

Akulah sunyi, akulah bunyi
menggemai ngarai-ngarai rongga dada
Bukan aku
pun kamu
melainkan bulan
ialah setia menebar mala

Akulah sunyi, akulah bunyi
gagal merajahi lidah-lidah matahari
Sebab luka
wajah bulan urung dicumbui

Akulah sunyi, akulah bunyi
menelusup tengkuk
di ujung hening malam
Melantun doa
mengharap kepulangan
diam-diam

Akulah sunyi, akulah bunyi
terdampar di sudut-sudut temaram
Satu kamu
satu senja
memijak-mijak sayapku;
sendaku pejam

Akulah sunyi, akulah bunyi
menggelayut kepak-kepak hitam
Rupawankah bulan malam ini?
Adakah lesung pipitnya terlipat senda?

Akulah sunyi, akulah bunyi
topeng bagi raut-raut sarat luka
Sebab sangkakala
kerap meniadakan sebelah hatinya

Posted from WordPress for BlackBerry.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s