Hijrah (3): Kelana Kepak Kelam


Berpijaklah/
duhai kepak-kepak hitam//
Dahan kekar/
rongga-rongga lapang//
Satu lagi/
arah pulang//

Bayang-bayang senja/
memanjang/
menelusup rusuk-rusuk malam//
Bumi dirundung ratap/
gugus sayap hitam//

Mereka/
merundung ujung/
melompati kaca-kaca jendela//
Anak-anak musim kemarau/
berguguran/
ditelan sedan//

Anak-anak musim kemarau/
berbahasa/
melalui mata/
menyuara kepak-kepak hitam//
Tepi buritan/
berhias bunga api/
melagu puisi//

Pelukan/
gagal menangkap/
bahana kepak hitam//
Bumi/
dirundung duka/
kebutaan/
melekapi isi kepala//
Manusia/
tak lagi manusia//

Aku mendoa/
bumi berpaling sejenak/
dari putarnya//
Kepak hitam/
boleh sarat misteri//
Semoga/
kata bahasa/
jumawa merapatkan ribuan hati//

One thought on “Hijrah (3): Kelana Kepak Kelam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s