Malaikat yang Patah Sayap-Sayapnya


Malam meletup-letup/
menyisa gelap//
Sebagian menguap/
sebagian menetap/
bulirnya/
menghujani sayap//
Seketika/
malaikat hilang karsa//

Kamulah/
malaikat yang menemu ujung//
Sayap-sayap patah/
kecup beraroma darah//
Lengkung bibir tak lagi/
senyaman dekap Tuhan//

Mungkinkah kaujelma sayapmu sendiri?//
Melangitkan kita jauh tinggi//
Bersama/
memeluk sabda/
meminang dosa-dosa/
tanpa perlu berkubang neraka//

Kau/
meragukan cahayamu sendiri//
Kau/
bersembunyi dari pekikmu sendiri//
Palung menganga/
dalam rongga dadamu/
aku/
yang benar tahu//

Bisa saja kudustakan surga/
selama kau ada//
Bisa jadi rupa-rupa/
segala-gala/
selama kau ada//

[Mey] [@meydianmey]

2 thoughts on “Malaikat yang Patah Sayap-Sayapnya

  1. saya suka yang ini (Sebagian menguap/
    sebagian menetap, dan Kau
    meragukan cahayamu sendiri) hmm..sangat memikat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s