Angan-Angan Angan (1)


Aku mengangankan detakmu berhias jatuh lukaku,

pun air mata jelma pembasuh tapak dan lengan jelang sujudmu.

Aku mengangankan rindu yang tak kunjung pupus,

sebab mala yang menggumuli tapak kita serupa tak kenal aus.

Aku berhenti mengangankanmu yang lelap.

Aku berhenti mereka-reka gaung rongga dadamu yang menggelap.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s