Bunga Lili Pengantin Wei Xu


Benih-benih amarah kusemai,
di sepanjang rambutmu terurai.
Biar jernih mengakar benakmu,
biar disusup gulma-gulma rindu.

Wajah semu biru ini meratapi,
tapak-tapak retak,
pun gegaun burik tercabik.
Rindu benar melagu,
sebatas rentang belas ibamu.

Kuncup-kuncup lili mewangikan geleparku,
berpeluk ranjang menjerit haru.
Di balik tingkap, langit menghitam,
jelang napas merindu pejam.

Mari rebah, hati.
Dengan beku masih mengalas kaki.
Wangi bunga lili melagu kidung surgawi,
mengantar kenang ibamu pada bumi,
Air mata darah bergenang di keningmu,
saksi bisu rinduku mengaminkanmu.

[Mey] [@meydianmey]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s