Aku Benci Kau Mendua


Aku benci kau mendua,
menepikan rindu yang riuh bahana.

Aku benci kau mendua,
mengijinkan luka menukar lengkung bibir cita.

Aku benci kau mendua.
Kau tiada kala mala gelayut mata.

Aku benci kau mendua,
sebagianmu terasa tak nyata.

Aku benci kau mendua,
ingkar pada muara tautan lengan kita.

Aku benci kau mendua,
mendusta yang kausebut dengan selalu cinta.

Aku benci kau mendua.
Aku begini nestapa, kau begitu tiada.

Aku benci kau mendua.
Hatimu memuat senyum yang gagal kueja.

Aku benci kau mendua.
Segala kenang air mata yang enggan kuraba.

Aku benci kau mendua.
Lebih baik kita lenyap saja,
lalu bersama dalam tiada.

Aku benci kau menduakannya,
dengan merayakan kita.

[Mey] [@meydianmey]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s