Potongan Tubuhmu dalam Kamar Rahasiaku


Kusingkirkan di balik kelambu,
lengkung bibirmu yang mengundang pilu,
biar tak melulu rindu.

Kuselipkan di bawah bantal,
sekantung wewangi rambutmu yang ikal,
biar hadirmu niscaya kekal.

Kulekatkan pada langit-langit,
kekar bahumu yang menyamai bulan sabit,
biar fajar gemetar dan enggan terbit.

Kugantungkan dalam lemari kayu,
biar kecupmu menyanding kamper biru,
hangatkan helai-helai pendekap tengkukku.

Kurapatkan di bawah ranjang,
isi rongga dadamu yang telanjang,
temani lelapku selepas jingga menghilang.

[Mey] [@meydianmey]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s