#13HariNgeblogFF ~ Kenalan Yuk!


Siang ini cerah. Setelah berhari-hari terkurung di kamar akibat gerimis yang tak habis-habis, akhirnya sepagian ini aku berjemur di beranda. Hari ini tak jauh berbeda dari Sabtu-Sabtu sebelumnya. Anak pemilik rumah sebrang datang, seketika koleksi anggrek hiasnya tertata rapi dan kebunnya bersih dari ilalang. Anak Pak RT dan satpam komplek asyik menjemur karpet musholla sebelah rumah, sementara Pak Hasan, tetangga sebelah kiri rumahku, sibuk mengutak-atik mobil antiknya. Entah apalagi yang sibuk dibongkarnya, toh mobil VW itu tak juga sukses menyala mesinnya.

Kemudian, datanglah ia, tiba-tiba tiba, perlahan melewati pagar rumahku. Sesekali menatapku, sesekali menatap anak-anak tetangga yang riuh menggodanya. Ia sering berkunjung, tersenyum padaku dan seisi rumah, mondar-mandir di beranda, lalu duduk bersandar di balik pilar dan melamun. Kami tak pernah saling sapa, tak pernah saling bicara, kecuali lewat tatapan dan senyuman. Ibuku bilang, biarkan saja ia datang, selagi tak mengotori beranda. Aku terlalu malu untuk menyapa, kurasa, ia terlalu rupawan untuk memulai percakapan.

Ini sudah lewat tengah hari. Langit mulai mendung. Ia bangkit dari lamunan, melemaskan otot punggung dan pinggang, mulai berjalan kembali ke rumahnya di ujung komplek. Ia menatapku tak lama setelah melewati pagar. Kemudian…
***

“Hei, kamu!”
“Aku?”
“Iya, kamu. Mmmm rumah kamu yang di ujung komplek itu kan?”
“Iya. Memang kenapa?”
“Ngga apa sih. Hehe. Aku Bobi. Lain kali, masuk aja, di teras kan panas.”
“Aku Noni. Terima kasih, Bob. See you later.”

Ah, senyumnya manis sekali. Semoga esok cerah lagi. Aku akan berjemur, lalu Noni berkunjung, dan kami mulai mengobrol tentang mobil antik Pak Hasan, koleksi anggrek hias tetangga depan, atau apapun yang ingin ia obrolkan. Ah, semoga esok cerah…

“Bobi, dear Bobi, waktunya masuk…”

Ah, Aina membuyarkan lamunanku. Noni, atau siapapun namanya, sudah jauh di ujung komplek. Ia berbalik, menatapku sekali, sebelum melewati pagar rumahnya dan menghilang dari pandanganku.
***

“Permisi… Mas, Mbak, anyone…”
“Iya, Mbak. Ada yang bisa dibantu?”
“Gini, Mas. Kucing piaraannya sering pipis di halaman rumah saya. Untung kemarin boneka yang saya jemur ngga ikut dipipisin…”
“Maaf ya, Mbak. Temen serumah saya suka lupa nutup pintu depan. Sekali lagi, maaf ya.”
“Iya, Mas. Ngga apa sih, asal besok-besok jangan sering gitu lagi aja.”
“Iya, Mbak. Sekali lagi, maaf. Mmmm, rumahnya Mbak yang di sebelah musholla itu ya? Kenalin, saya Rizal, tetangga baru. Hehe.”
“Oh, iya, aku Aina. Salam kenal, ya. Anyway, kucingnya lucu. Hehe.”

(Flash fiction ini berlanjut pada postingan Pukul 2 Dini Hari)

[Mey] [@meyDM]

9 thoughts on “#13HariNgeblogFF ~ Kenalan Yuk!

  1. Terima kasih atas konten dan info yg menarik dan menginspirasi….thk u

  2. sebenere lebih seru kalo selesai per FF aja.. ga bersambung.. hehehe
    itulah tantangan FF.. =D

    *IMO

  3. “akhirnya sepagian ini aku berjemur di beranda.”
    cmiiw: -an pada ‘sepagian’ agak berlebihan.

    “Anak pemilik rumah sebrang datang”
    cmiiw: seberang, mungkin typo

    “Kemudian, datanglah ia, tiba-tiba tiba, perlahan melewati pagar rumahku.”
    cmiiw: maksudnya?

    “Aku akan berjemur, lalu Noni berkunjung, dan kami mulai mengobrol”
    cmiiw: pilihan kata penghubungnya kurang pas.

    ““Permisi… Mas, Mbak, anyone…”
    “Iya, Mbak. Ada yang bisa dibantu?”
    “Gini, Mas. Kucing piaraannya sering pipis di halaman rumah saya. Untung kemarin boneka yang saya jemur ngga ikut dipipisin…”
    “Maaf ya, Mbak. Temen serumah saya suka lupa nutup pintu depan. Sekali lagi, maaf ya.”
    “Iya, Mas. Ngga apa sih, asal besok-besok jangan sering gitu lagi aja.”
    “Iya, Mbak. Sekali lagi, maaf. Mmmm, rumahnya Mbak yang di sebelah musholla itu ya? Kenalin, saya Rizal, tetangga baru. Hehe.”
    “Oh, iya, aku Aina. Salam kenal, ya. Anyway, kucingnya lucu. Hehe.””
    cmiiw: justru jadi kepanjangan yah :( padahal sudah tertebak siapa tokohnya.

    Keseluruhan:
    ceritanya sudah bisa tertebak, tapi bagian akhir bagian penentu. harusnya bagian akhir bisa dimodifikasi lebih ‘mengkagetkan’ lagi. banyak baca FF yah. banyak berlatih lagi.

  4. meow! :3 *goyang-goyang ekor* kasih ilustrasi kucing yang imut dong, Mey.. biar tambah nggemesin ^.^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s