2

Alarm Makan

Dear Indra,

Aku suka Spiderman, sebesar aku suka padamu. Haha. Aku hanya bergidik melihat simbol laba-laba di kostumnya.

Soal bahu, kalau sengaja bersandar ya tidak apa-apa. Hanya saja, kalau di keramaian, seringkali aku harus menggeser bahu untuk memberi jalan pada orang-orang yang bergerak berlawanan arah atau memberi ruang untuk orang-orang asing yang berdesakan di sampingku. Aku tak terlalu suka, entah mengapa. Merepotkan ya?

Kamu penasaran soal tempat tinggalku? Aku tinggal dengan Ibu, semestinya begitu. Realitanya, aku sering sendiri. Panjang ceritanya, juga tidak baik diceritakan dalam surat. Kalau kamu sungguh ingin tahu, lebih baik kita ngobrol di tempat lain saja. Bukannya kamu juga tinggal sendiri? Merantau sendiri?

Jadi bagaimana hasil presentasimu kemarin? Cari kekasih sana, supaya ada alarm makan, dan lain-lain :p

Jangan lupa janjimu, ya!

(Mey)

N.B. Ini bulan penuh cinta, ya. Semoga cinta kita jatuh di tempat yang tepat (:

[by @meyDM]

Iklan
0

Satu Bulan dan Sekian Hari

 

Satu bulan dan sekian hari yang kulalui ini hanyalah drama. Mungkin juga mimpi. Atau khayalan semata. Setidaknya itulah yang harus kutanamkan dalam-dalam di benakku.

Semudah itukah? Setelah satu bulan dan sekian hari?

Entah iya, entah tidak.

Entah benar, entah salah.

Entah keadaan yang rumit, entah aku sendiri yang memperumit keadaan.

Entah sanggup, entah tidak.

Entah nyata, entah maya.

Masih sulit kutentukan di mana seharusnya kuletakkan titik lenyap yang sesuai dengan sudut-sudut pandang objektif. Karena aku memang masih belum bisa berpikir objektif.

Memang belum bisa, juga belum ingin.

Memang aku bodoh, juga senang membodohi diriku sendiri.

Memang aku rendah, juga akan kuterima semua stigma buruk yang sudah pun akan dipikirkan orang tentangku nantinya.

Yang terbaik yang bisa kulakukan sejauh ini adalah… Entahlah… Kurasa aku belum ingin berbuat apa – apa.

Seperti Tinkerbell dan Peterpan. Peri kecil yang selalu setia menjaga dan mendampingi sang pahlawan. Peri kecil yang tak berdaya saat Peterpan tengah menemani Wendy.

Apakah Tinkerbell berbuat sesuatu? Kurasa tidak. Hanya saja cahayanya meredup saat Peterpan bersama Wendy.

Apakah aku berbuat sesuatu? Belum. Dan waktuku serasa terhenti ketika rembulanku berdampingan dengan bintangnya.

Satu bulan dan sekian hari yang kulalui ini hanyalah drama, hanya lelucon. Ada yang lebih mengenaskan dari ini?

Saat sudah begitu banyak yang kurasa telah kulalui. Sudah begitu tinggi khayal yang terbangun. Sudah begitu besar harap yang kusimpan. Hanya sampai di sini sajakah jalanku?

Ada lagi yang aku tunggu saat ini? Ada lagi yang harus kuperjuangkan? Ada lagi selain materi atau secarik kertas rapi bertuliskan deretan nilai-nilai akademis? Ada sesuatu yang lebih besar dari itu yang aku tunggu, yang ingin aku perjuangkan, tetapi semua berakhir. Setelah satu bulan dan sekian hari ini.

 

Sumber gambar:

http://mejadunia.blogspot.com

http://keluarga-madinah.blogspot.com