5

Sambar Aku!

Dear Indra,

Aku penyuka film / serial drama sekaligus thriller, juga penggemar musik ballad sekaligus rock. Kira-kira seperti malaikat dan iblis dalam 1 tubuh, aku ini kontradiktif. Jadi, aku masih bisa dan dengan sangat senang hati menemanimu menonton film action atau thriller nanti. Haha.

Aku belum pernah mengunjungi tumblr-mu. Penasaran. Apa alamatnya? Sampah bagi penulis sebaik kamu, bisa jadi harta buat orang lain :p

Kemarin aku bilang sudah memikirkan sesuatu untuk kutulis dalam suratku berikutnya, kan? Aku menyiapkan hadiah. Potongan salah satu lagu favoritku, judulnya Thunder dari Boys Like Girls. Aku suka sekali versi akustiknya.

Your voice was the soundtrack of my summer
Do you know you’re unlike any other?
You’ll always be my thunder, and I said

Your eyes are the brightest of all the colors
I don’t wanna ever love another
You’ll always be my thunder

So bring on the rain
And bring on the thunder

 

Perjalanan kita masih panjang. Aku akan melukis pelangi di sisi kananmu dan menggamit lengan kirimu. Tidak boleh ada lagi badai dan belukar berbiak di sisa jalan kita.

 

(Mey)

Iklan
5

Cintaku Lebih Lapang daripada Bentang Selangkang Pelangi

Selepas hujan pagi ini, di antara taman bunga dan kaki-kaki pelangi, semestinya tak perlu lagi memetik nyeri.

Namun kau berbeda, perihal nyeri, tak selalu ada kata semestinya, seperti bahagia yang tak akur dengan kata selamanya.

Lalu di mana pentingnya cinta? Kau kata, pada pagi, sebelum hujan hari. Setidaknya bahagia sempat terasa asli, meski sebatas ilusi, dan hanya sekali.

Mungkin kita benar telah tua. Pelangi menghilang dan senja nyalang. Apa yang bisa kita lakukan? Bertahan.

Bersabarlah sepanjang malam. Sebab esok pasti pagi. Kita berbahagia kembali, sambut kemungkinan hujan dan pelangi.

Tak perlu takut pada buah-buah nyeri. Jika tak kaupetik, mereka tak lebih melukai daripada bayangan kaki-kaki pelangi.

Kau tahu, ini tak semata perihal selangkang pelangi. Pandai-pandailah memilih petikan nyeri, relakan ketakutanmu menepi.

Sayang, cintaku lebih lapang daripada bentang selangkang pelangi, hingga seluruh doamu pun sanggup kuamini.

Sumber gambar: http://bit.ly/Y7ar10

[Mey] [@meyDM]

0

Kisah Bocah Penggila Pelangi

Aku selalu berjalan memutar, berbalik, menuju suatu saat
Menjadi duri terasa ada sekerat nikmat
Hanya saja, kini tak lagi ada daging tertusuk
Usah cemaskan luka menanti busuk

Tahukah kau, Sayang
Aku mencintaimu, serupa bocah menggilai pelangi, memang
Dari jauh, terpampang keindahan
Dari dekat, puing-puing harapan
Dari titik nol, ketiadaan

Sumber gambar: @McXoem

[Mey] [@meyDM]

0

Buah Karya Tuhan

Mengenalmu,

sebagianku beranjak kekal,

mengabai ajal,

buah karya Tuhan paling bengal.

Biar aku memelukmu,

sekali waktu,

sebelum pelangi seluruhnya biru.

 

Haruskah kenangan menjelma angin begitu dingin?

Buah karya Tuhan yang tak tersentuh ingin.

Beribu gagasan rumit,

menepikan rindu yang tak sedikit.

Kenang menyisa air mata,

tak terjamah tatap-tatap fana.

 

Buah karya Tuhan penepi pilu.

Sungging lengkung bibirmu,

(kembali) utuhkan aku.